Ilustrasi, sumber foto: B_A dari Pixabay
AKRA GAMES - Bareskrim Polri telah mengidentifikasi pelaku peretasan alias hacker terhadap 279 juta data BPJS Kesehatan yang bocor di forum hacker 'Raid Forums'. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, saat ini penyidik sedang mendalami profil pelaku.
“Untuk sementara penyidik telah menemukan profil milik pelaku yang ada di dalam Raid Forum itu. Profilnya penyidik sudah membaca itu, tinggal di dalami oleh penyidik. Ke depan ada perkembangannya, tentunya sudah mengarah profil ke pelaku," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/6/2021).
Bareskrim memeriksa 15 saksi
Rusdi menjelaskan, hingga saat ini Bareskrim Polri bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terus melakukan pemeriksaan dengan memeriksa saksi dari BPJS Kesehatan hingga vendor.
"Penyidik telah memeriksa lebih kurang 15 saksi dari BPJS, vendor, BSSN juga telah diperiksa," katanya.
Bareskrim menyita server BPJS Kesehatan
Bareskrim Polri juga telah mengajukan izin khusus penyitaan server BPJS Kesehatan. Rusdi mengatakan servernya ada di Surabaya.
"Server BPJS-nya ada di Surabaya sehingga penyidik membuat permohonan izin khusus penyitaan terhadap server itu ke Pengadilan Negeri Surabaya," kata Rusdi.
Temuan investigasi Kominfo mengkonfirmasi akun yang menjual data
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga menyelidiki dugaan kebocoran data 279 juta orang Indonesia. Sampel data yang beredar diduga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan.
"Kominfo menemukan bahwa sampel data diduga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam siaran tertulis, Jumat 21 Mei 2021.
Kementerian Kominfo telah memanggil Direksi BPJS Kesehatan sebagai pengelola untuk proses investigasi. Sementara itu, hasil investigasi menunjukkan bahwa akun bernama Kotz yang menjual data pribadi di Raid Forums adalah pembeli dan penjual data pribadi (reseller).


0 Comments