Para pemain timnas Inggris yang saat itu tengah merayakan gelar Piala Dunia 1966 ketika berhasil mengalahkan Jerman Barat. Sumber foto: standart.co.uk
Polemik tentang mengenai gol hantu yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di publik dalam beberapa hari terakhir. Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo yang saat itu meradang karena golnya ke gawang Serbia di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 tidak disahkan oleh wasit.
Ronaldo yang telah sukses membobol gawang dari Serbia di menit ke-90. Andai ia dinyatakan telah masuk, itu jelas akan menjadi penentu kemenangan Portugal karena hasil akhir yang sebelumnya masih imbang 2-2.
Sayangnya, wasit tidak menganggap itu adalah sebuah gol. Bola pun berhasil disapu oleh pemain Serbia, padahal dilihat dari tayangan ulang, tampak bola memang sepenuhnya melewati garis gawang Serbia.
Bicara mengenai terjadinya gol hantu, Timnas Inggris juga pernah mengalaminya. Bahkan gol hantu ini sangat "berjasa" terhadap satu-satunya gelar internasional yang berhasil diraih oleh The Three Lions.
Stadion Wembley, 30 Juli 1966, Inggris yang saat itu tengah berhadapan dengan Timnas Jerman Barat di partai final Piala Dunia. Laga yang sedang berlangsung dengan sangat sengit. Skor yang saat itu imbang 2-2 bertahan di waktu normal 2x45 menit.
Di babak tambahan, tepatnya pada menit ke-101, striker Inggris Geoff Hurst yang saat itu berhasil melepaskan tendangan jarak dekat ke arah gawang Jerman Barat. Bola yang saat itu mengenai mistar gawang sebelum akhirnya dibuang oleh pemain belakang lawan.
Para pemain Inggris yang secara tiba-tiba saja merayakan gol tersebut, yang membuat wasit bernama Gottfried Dienst merasa kebingungan. Setelah akhirnya ia berkonsultasi dengan asisten wasit, Tofiq Bahramov, gol tersebut akhirnya disahkan. Inggris lah yang akhirnya menang 4-2 dan hingga kini masih menjadi satu-satunya gelar Piala Dunia yang berhasil diraih The Three Lions hingga saat ini.
Tetap Kontroversi
Hingga saat ini, gol hantu Geoff Hurst tersebut masih menjadi sebuah kontroversi. Meski ketika semua melihat tayangan ulang, bola memang bergulir dengan sangat cepat dan tidak ada yang dengan jelas apakah bola sudah benar-benar melewati garis gawang atau belum.
Terkait dengan hal tersebut, Hurst yang juga sempat berbicara setahun yang lalu. Pria yang saat ini telah berusia 79 tahun tetap bersikukuh itu adalah sebuah gol yang layak disahkan.
"Mereka yang tidak bisa mengambil gol itu sekarang. Itu sudah tercatat dalam buku sejarah dunia sepakbola," kata Hurst dilansir The Telegraph.
Studi modern juga menggunakan analisis film dan simulasi dari sebuah komputer yang telah menunjukkan bola memang saat itu tidak sepenuhnya melewati garis gawang Jerman Barat, baru sekitar 97 persen.
Bahkan, publik Jerman yang saat itu berspekulasi jika gol hantu tersebut terjadi karena sebuah “dendam" hakim garis yang berasal dari Uni Soviet. Uni Soviet yang saat itu telah disingkirkan Jerman Barat di semifinal Piala Dunia 1966.
Pendapat berbeda justru dilontarkan para oleh para penggawa Inggris. Mantan bek Inggris, Jamie Carragher yang saat ini menjadi komentator menyebut gol tersebut memang layak disahkan oleh wasit.
"Hakim garis sudah benar. Dia mungkin tidak berada dalam posisi bagus, namun hal ini akan terbukti selamanya," kata Carragher dilansir Sky Sports.
Yang jelas, gelaran Piala Dunia 1966 akan menjadi satu-satunya gelar yang telah diraih oleh Timnas Inggris. The Three Lions belum pernah menjuarai Piala Eropa. Ini tentunya akan sangat ironis mengingat mereka saat ini memiliki liga paling bergengsi di dunia yaitu Premier League.
Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Akra Games

0 Comments