Mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu yang hanya semalam di balik jeruji. Sumber foto: marca.com
Josep Maria Bartomeu cuma bertahan semalam di balik jeruji besi penjara. Sebab eks presiden Barcelona itu langsung dilepaskan oleh pihak berwajib pada hari Selasa (2/3/2021) pagi waktu setempat.
Dikutip AS, Bartomeu dilepaskan tidak sendiri tetapi bersama mantan penasehatnya Jaume Masferrer setelah tim pengacara membayar uang jaminan untuk kliennya tersebut. Meski demikian, Bartomeu dan Masferrer berhak menggunakan hak diam sehingga tidak bisa berkomentar dalam pengadilan yang akan dilaksanakan pada hari ini.
Sementara itu, dua mantan petinggi Barcelona yang lain, yang diciduk juga bersama Bartomeu, Roman Gomez Pont dan Oscar Grau belum dilepas oleh pihak kepolisian karena mereka masih harus menjalani proses hukum atas tuduhan kasus suap yang melibatkan mereka berdua.
"Pengadilan investigasi Barcelona 13, dalam kasus yang resmi dibuka pada bulan Mei 2020 untuk kejahatan administrasi yang tidak loyal dan korupsi di bisnis, hari ini sudah menginvestigasi eks eksekutif FC Barcelona, Josep M. Bartomeu; dan Jaume Masferrer, sebagai orang yang diselidiki," ujar Pengadilan Tinggi Catalonia (TSJC) seperti dikutip dari Marca.
"Keduanya dalam penyelidikan dan telah dibawa ke ranah pengadilan hari ini. Mereka juga bisa menggunakan hak untuk tidak bersaksi dan hakim telah setuju untuk membebaskan mereka dengan uang jaminan. Meski demikian kasus ini akan tetap dibuka," lanjut mereka.
Meski Bartomeu dan Masferrer bebas, tapi keduanya juga tetap akan dalam penyelidikan kepolisian Spanyol. Mereka sepertinya tidak akan berhenti mencari bukti-bukti yang memberatkan dan bisa menjebloskan mantan pemimpin Barcelona tersebut ke penjara.
Bartomeu juga ditangkap oleh kepolisian Catalunya di rumahnya pada hari Senin (1/3/2021). Penangkapan pria 58 tahun tersebut bersamaan dengan penggeledahan kantor Barcelona oleh pihak kepolisian.
Penangkapan Josep Maria Bartomeu ini sangat berkaitan dengan skandal Barcagate yang menimpanya. Pengusaha Spanyol itu diduga menggunakan jasa buzzer untuk menyerang lawan-lawannya di media sosial, sewaktu dirinya masih memimpin Barcelona.
Skandal Barcagate ini juga menjadi salah satu pemicu Bartomeu mendapat mosi tidak percaya dari seluruh anggota klub, sebelum memutuskan mundur dari jabatannya di Barcelona pada bulan Oktober 2020. Informasi terakhir menyebut bahwa Barcelona tidak akan mendapat hukuman apapun, karena dianggap tidak terkait langsung dengan kasus Bartomeu ini.
Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Akra Games

0 Comments