Update Baru Facebook Tuai Kritik Sebab Ganggu Akses Watchdogs

 Update Baru Facebook Tuai Kritik Sebab Ganggu Akses Watchdogs



Akra Games - Facebook telah merilis update berbentuk perubahan news feed yang memblokir dan mengganggu pengawas (watchdogs) dalam mengawasi media sosial itu. Selain merugikan para pengawas, perubahan ini juga beresiko merugikan akses disabilitas netra dalam memanfaatkan platform Facebook.


Bagaimanakah fakta lengkap mengenai artikel ini? Simak tiga fakta di bawah ini.


1. Organisasi The Markup telah menemukan bukti kuat


Bukti bahwa Facebook melakukan perubahan pada kode situs web yang menghalangi pengumpulan data secara otomatis dari news feed didapatkan oleh The Markup. Perubahan ini memiliki dampak yang negatif untuk para peneliti dan jurnalis yang memakai metode tersebut untuk memantau Facebook.


Melansir The Markup, update ini menyertakan junk code ke fitur HTML yang dimaksudkan untuk meningkatkan aksesibilitas untuk para disabilitas netra. Tak hanya itu, kode tersebut juga mempengaruhi layanan pemblokiran iklan dengan menggunakan browser di Facebook.


2. Cara kerja update


Update ini menambahkan teks yang berlebihan dan tidak berfungsi pada unggahan news feed dalam wujud tag ARIA. Tag ini merupakan elemen kode HTML yang tidak ditampilkan secara visual oleh browser namun dipakai software pembaca layar untuk memetakan struktur dan juga membacakan konten pada halaman. Artinya ARIA mampu membantu disabilitas netra dalam memanfaatkan platform tersebut.


Selain itu, kode tersebut juga dipakai oleh organisasi seperti Observatorium Iklan NYU (NYU's Ad Observatory) dengan mengidentifikasi unggahan yang disponsori pada Facebook. Setelah identifikasi proses berikutnya ialah pemeriksaan mendalam.


3. Pihak Facebook mengaku tidak mengubah kode yang merugikan pihak pengawas


Menanggapi kontroversi perubahan pada kode maka pihak Facebook pun akhirnya angkat suara.


"Kami terus-menerus memberikan perubahan kode di seluruh layanan kami, namun kami tidak membuat perubahan kode untuk memblokir proyek-proyek penelitian," tegas Lindy Wagner yang merupakan Manajer Komunikasi di Facebook.


Walaupun begitu, proyek The Citizen Browser  yang bertujuan untuk mengukur persebaran disinformasi mengalami penurunan tingkat pengumpulan data sedari awal September.


Penurunan inilah yang mengakibatkan terjadinya investigasi yang akhirnya mendapati perubahan yang janggal. Hal ini semakin aneh saat banyak pengguna melaporkan penurunan efektivitas pemblokir iklan.



Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Akra Games

0 Comments