Barcelona: Antara Hutang dan Masa Depan Messi


Lionel Messi yang hingga kini masih belum jelas masa depannya di Barcelona. Sumber foto: goal.com


Akra Games - Barcelona masih berupaya untuk memperpanjang kontrak bintang mereka Lionel Messi di Camp Nou. Namun, ada satu hal yang saat ini dapat menjadi batu sandungan Blaugrana. Apa itu?

Kontrak Messi yang ada di Barcelona habis akan berakhir di bulan Juni 2021. Sampai saat ini masih belum ada kesepakatan antara La Pulga dengan pihak klub untuk memperpanjang kontraknya.


Meski dengan begitu, pembicaraan antara Barcelona dan Messi hingga kini masih terus berjalan. Los Cules yang telah berupaya memenuhi tuntutan bintang Argentina itu, yakni mau bertahan apabila Blaugrana telah menyediakan skuad yang lebih kompetitif.


Pembelian pemain pun telah dilakukan oleh Barcelona selepas akhir musim 2020/2021. Beberapa pemain top seperti Sergio Aguero, Eric Garcia, hingga yang teranyar adalah bintang Belanda Memphis Depay sudah meneken kontrak dengan klub asal Catalunya itu.


Di satu sisi, Barcelona yang belum melepas pemain-pemain mereka ke klub lain. Kondisi tersebut telah membuat skuad asuhan Ronald Koeman itu saat ini menjadi menggelembung dan ini bisa berdampak buruk pada penandatanganan kontrak Lionel Messi.


Menilik dari laporan Mundo Deportivo, La Liga bisa saja menolak pendaftaran kontrak baru Messi apabila Barcelona telah melampaui batas upah pemain-pemainnya saat ini. Jumlah tersebut juga semakin meningkat seiring dengan kedatangan para pemain baru Blaugrana di musim ini.


Kondisi tersebut juga telah membuat keuangan Barcelona menjadi tidak stabil, plus saat ini ditambah dengan utang klub yang masih menumpuk. Oleh karena itu, Los Cules kali ini disarankan untuk menjual beberapa pemainnya agar kondisi masalah keuangannya dapat diterima oleh La Liga.


"Salary cap Barcelona saat ini sudah melewati batas. Saya berharap mereka bisa mempertahankan Messi di musim depan, tapi untuk melakukan itu, mereka mesti akan melakukan pemotongan gaji beberapa pemain," kata Presiden La Liga, Javier Tebas, dilansir dari Mundo Deportivo.


"Seberapa parah situasinya, tergantung pada sumber daya yang mampu mereka hasilkan. Barca saat ini benar-benar harus merestrukturisasi utang mereka. Jika mereka dapat mengaturnya, maka situasinya tidak akan serius dan mereka akan bisa berjalan dengan aman musim depan," sambungnya.


"Namun tagihan gaji mereka sudah melewati batas. Ketika sepakbola dalam kondisi yang sangat genting atau kalau tidak bisa dibilang megap-megap, mereka tentu saat ini tidak mau merugi lagi. Mereka harus segera mengambil tindakan," jika ingin selamat dari situasi ini pungkasnya.


0 Comments