Pemerintah akhirnya memastikan program pemindahan ibu kota baru ditunda karena corona.(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Pemerintah telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Setelah diumumkan Presiden Joko Widodo "Jokowi" pada 2019 lalu, pemerintah gencar mempromosikan ibu kota baru tersebut.
Namun, awal tahun 2020, kabar ibu kota baru tiba-tiba meredup setelah Indonesia dilanda pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Kabar pembangunan ibu kota baru kembali bergema setelah Menteri Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan groundbreaking atau peletakan batu pertama Istana Kepresidenan akan dilakukan tahun ini.
Lantas, seperti apa perkembangan ibu kota baru hingga saat ini?
Sebuah bendungan sedang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air
Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Hamdam mengungkapkan, saat ini belum ada pembangunan di lokasi ibu kota baru. Semuanya masih dalam tahap persiapan, termasuk fasilitas penunjangnya.
“Sekarang yang sementara dibangun adalah bendungan untuk menyuplai kebutuhan air. Yang lainnya masih tahap persiapan,” kata Hamdam saat dihubungi, Jumat (26/3/2021).
Hamdam menuturkan, saat ini Bappenas juga sedang mempersiapkan dokumen, detail tata ruang, desain engineering, dan penyusunan regulasi, yakni RUU Ibu Kota Negara (RUU IKN).
Prioritas pembangunan ibu kota baru adalah Istana Negara dan gedung legislatif
Terkait pembangunan Istana Kepresidenan yang kabarnya akan dibangun tahun ini, Hamdam mengatakan pembangunannya masih menunggu pengesahan RUU IKN. Ia menyampaikan, targetnya pada 2024 Presiden Jokowi bisa menggunakannya untuk upacara 17 Agustus.
“Karena memang yang akan diprioritaskan pertama ini adalah Istana Negara dengan gedung legislatifnya. Jadi kalau memang tahun ini UU-nya bisa disahkan, saya yakin target kita bisa tercapai,” kata Hamdam.
Sementara itu, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan pembangunan Istana Kepresidenan di ibu kota baru akan dilakukan setelah UU disahkan.
“Groundbreaking IKN (ibu kota negara) akan dilakukan tahun ini setelah UU IKN disahkan,” kata Diana, Jumat (26/3/2021).
Anggaran pembangunan ibu kota baru digunakan untuk penanganan COVID-19
Untuk kendala pembangunan ibu kota baru, kata Hamdam, memang ada pada anggaran. Menurut dia, anggaran pembangunan ibu kota baru berkurang karena harus diprioritaskan penanganan COVID-19 terlebih dahulu.
“Kendala yang utama ya anggaran. Karena habis tersedot ke COVID. Kalau persoalan di masyarakat tidak ada masalah, karena hampir 100 persen warga khususnya di PPU dengan di Kartanegara itu mendukung, bahkan itu juga diimpi-impikanan masyarakat," ujarnya.
Peletakan batu pertama Istana Kepresidenan akan dilaksanakan tahun ini
Dalam rapat kerja dengan DPR, Menteri Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pemerintah sedang menyelesaikan masterplan pembangunan ibu kota baru. Ia mengatakan, groundbreaking pembangunan ibu kota baru akan dilakukan tahun ini.
“Kalau semuanya berjalan dengan baik dan sesuai dengan rancangan di masterplan yang disusun, dan detail plan yang sudah disiapkan, kami optimis mudah-mudahan Istana Presiden bisa di-groundbreaking pada tahun ini,” ujar Suharso seperti siaran pers di kanal YouTube Komisi XI DPR RI, Rabu (17/3/2021).
Senada dengan Suharso, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan peletakan batu pertama pembangunan Istana Kepresidenan akan dilakukan tahun ini.
“Insya Allah mudah-mudahan. Mohon doanya semua masyarakat Kaltim. Tahun ini direncanakan dimulainya groundbreaking pembangunan Istana Baru Presiden di Lokasi IKN Baru,” kata Isran Noor seperti dikutip dari laman kaltimpemprov.go.id.
Selain itu, Suharso juga optimistis pembangunan Istana Kepresidenan bisa segera rampung. Pasalnya, kata dia, Presiden Jokowi bahkan akan menggelar seremoni pada 17 Agustus di Kaltim.
“Kami sampaikan kepada Bapak Presiden, mudah-mudahan kalau semuanya berjalan dengan baik dan vaksinasi benar-benar bisa mencapai herd immunity, maka tanggal 17 Agustus 2024, Presiden bisa melaksanakan, kita melaksanakan peringatan 17 Agustus di ibu kota negara yang baru," kata Suharso. .
Suharso kemudian mengatakan pembangunan Istana Kepresidenan tahun ini diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi. Selain itu juga untuk meningkatkan kepercayaan investor.
“Dengan demikian orang ada trust dengan kita dan sektor-sektor lain akan ikut dengan sendirinya,” kata Suharso.
Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Akra Games
0 Comments